15 Fakta Tentang Pedang Jepang Katana [Hanya untuk Kesatria]

Pedang Jepang – Jepang merupakan Negara yang terkenal karena teknologi, disiplin dan kebudayaannya. Masyarakat jepang memiliki budaya yang cukup unik. Bahkan sampai urusan senjata pun memiliki kans nya sendiri. Hal ini disebabkan oleh sejarahnya yang panjang.

Pedang adalah senjata yang dipakai oleh samurai yang menjadi ciri khas jepang. Pedang itu disebut katana. Selain digunakan sebagai senjata, katana memiliki nilai seni tinggi dan sebagai wujud representasi dari status sosial orang yang membawanya.

Untuk itu, kali ini kita akan  mengkupas tuntas semua mengenai katana. Mari kita simak!


Inilah Penjelasan Mengenai Bagian dan Jenis-Jenis Pedang Jepang Katana


Bagian-bagian Pedang Jepang Katana

bagian katana pedang jepang

thesamuraiworkshop.com

Katana juga merupakan mahakarya, sehingga semangat sang pembuat pedang juga ikut tertempa ke dalamnya. Sampai setiap bagian pun memiliki nama dan kegunaan sendiri. Katana juga mempunyai jenis yang beragam sesuai dengan fungsinya.

1. Tsuka

tsuka merukapan bagian dari katana pedang jepang

swordsparts.com

Tsuka adalah gagang atau pegangan dari katana itu sendiri. Biasa disebut juga handle. Dengan panjang sekitar 30 cm dibuat untuk pegangan kedua tangan. Pada bagian tsuka ini juga terdapat tsuka ito.

Tsuka ito adalah hiasan yang terbuat dari sutra yang dililitkan pada tsuka. Namun, jaman sekarang hanya menggunakan bahan katun saja. Pola lilitan kepang ini diberi nama tsuka maki.

2. Tsuba

tsuba merukapan bagian dari katana pedang jepang

katanatsuba.com

Tsuba adalah pelindung untuk tangan. Biasanya digunakan untuk menahan pedang lawan agar tidak melukai tangan pemakainya. Terbuat dari logam yang tidak terlalu tebal.

Tsuba ini memisahkan antara pegangan dengan bilah pedang. Pada tsuba juga dilengkapi dengan motif ukiran yang memperindah pedang tersebut. Ada juga tipe katana yang tidak menggunakan tsuba, yaitu katana shirasaya.

3. Saya

saya merukapan bagian dari katana pedang jepang

swordsparts.com

Saya adalah sarung pedang yang berfungsi untuk memasukkan pedang ketika tidak dipakai. Tidak mungkin juga sebuah pedang dibiarkan terhunus sepanjang perjalanan tanpa dimasukkan ke dalam sarung pedangnya.

Sarung pedang ini terkadang digunakan sebagai senjata untuk memukul lawan ketika dalam pertarungan. Beberapa aliran beladiri pedang jepang juga mengajarkan teknik melibatkan penggunaan sarung pedang ini.

4. Nagasa

nagasa merukapan bagian dari katana pedang jepang

markussesko.files.wordpress.com

Bilah pedang dengan panjang sekitar 75 cm. Nagasa adalah panjang bilah pedang pada bagian yang tajam. Nagasa sangat mengkilap karena dalam proses mengasahnya menggunakan beberapa tipe batu.

Mengasah bilah katana tidak sembarangan. Ada tipe batu yang digunakan untuk mempertajam, ada juga batu yang digunakan untuk membuat bilah pedang menjadi mengkilap. Hal ini akan meningkatkan nilai seni dari katana tersebut.

5. Nakago

nakago merupakan salah satu jenis pedang jepang

i.imgur.com

Nakago adalah bagian kelanjutan dari bilah pedang jepang. Nakago ini adalah bagian perpanjangan dari bilah yang dimasukkan ke dalam tsuka atau pegangan pedang. Pada nakago terdapat lubang kecil sebagai tempat pengunci.

Pada nakago biasanya sang pembuat pedang menambahkan ukiran nama pemilik pedang atau puisi pendek.

6. Mekugi

mekugi merukapan pengunci pedang jepang

ae01.alicdn.com

Mekugi merupakan pasak pengunci yang terbuat dari potongan kayu kecil. Penggunaan mekugi dimaksudkan untuk mengencangkan bilah agar tertancap kuat pada pegangan pedang jepang.

Para samurai biasanya menggunakan teknik full swing dengan ayunan yang sangat cepat. Jika bilah pedang tidak terpasang kuat pada pegangan, maka bilah pedang bisa terlepas.

7. Kissaki

kissaki merukapan bagian dari katana pedang jepang

swordandaikido.files.wordpress.com

Ujung tusuk terdepan bilah katana. Kissaki ini adalah bagian depan yang runcing dari sebuah katana. Digunakan menusuk dan menembus armor lawan.

8. Habaki

Atau disebut dengan istilah leher pedang. Berfungsi untuk mengencangkan fitting. Terbuat dari logam berwarna dari logam berwarna kuning atau biasanya terbuat dari tembaga.

Klasifikasi Pedang

jenis-jenis katana pedang jepang

peralatanbeladiri.com

Klasifikasi sederhana yang dilakukan di jepang biasanya ditentukan berdasarkan bentuk dan panjangnya, dimana satuan panjangnya dinamakan ‘shaku’ (1 shaku kira-kira sekitar 30 cm). Dan yang dimaksud ukuran disini adalah bilah pedangnya, belum temasuk gagang dan sarungnya.

  • Pedang yang panjangnya kurang dari satu shaku dikategorikan sebagai Tanto (pisau).
  • Pedang yang panjangnya lebih dari satu shaku tetapi kurang dari dua shaku disebut Wakizashi.
  • Pedang yang panjangnya lebih dari dua shaku dikategorikan sebagai Daito.

Katana sendiri juga merupakan bagian dari Daito, tapi katana sering diartikan sebagai pedang yang digantunkan dengan sabuk dan ditemani dengan wakizashi atau tanto. Bilamana katana dipasangkan dengan wakizashi, mereka biasa disebut Daisho.


Jenis-jenis Pedang Jepang Katana


9. Katana

Katana pedang jepang

ak0.pinimg.com

Kata merupakan pedang khas kaum samurai, selain untuk membela diri kata juga berfungsi untuk mempresentasikan status sosialnya. Biasanya dibawa berpasangan dengan wakizashi atau tanto. Katanya digunakan untuk open-quarter combat dan wakisazhi sebagai close-quarter.

Selain untuk kaum samurai, katana juga merupakan pedang wajib ninja, setiap ninja pasti mempunyai katana yang diletakkan dipunggung mereka.

10. Nodachi dan Odachi

odachi merupakan salah satu jenis pedang jepang

i.imgur.com

Nodachi dan Odachi merupakan katagori pedang panjang. Panjangnya berkisar antara 90-140 cm. Jarang ada samurai yang ahli menggunakan Nodachi atau Odachi karena faktor ukuran dan tekniknya yang berbeda.

Namun daya gempur pedang jenis ini sangatlah luar biasa bahkan dikatakan bila seorang samurai sudah lihai menggunakan nodachi atau odachi, ia bisa membelah penunggang kuda sekaligus dengan kudanya.

Pembuatan pedang jenis ini memerlukan teknis khusus, sehingga jarang sekali pandai besi yang mampu membuatnya, sehingga Nodachi dan Odhaci tergolong barang langka.

Karena dianggap terlalu panjang dan tidak bisa diletakkan di pinggang seperti pedang pada umumnya, ada dua cara untuk membawanya. Yang pertama, ditaruh di punggung seseorang. Yang kedua dibawa langsung dengan tangan.

Namun di jaman Muromachi para samurai memiliki kecenderungan untuk menyuruh pengikutnya membawa Nodachi atau Odachi.

11. Kodachi

kodachi merupakan salah satu jenis pedang jepang

i.vydeos.co

Kodachi ini tergolong pedang tanggung, terlalu pendek jika dibilang katana namun terlalu panjang kalau disebut wakizashi. Pedang ini sangatlah ringan, sehingga samurai yang menggunakannya bisa mengayunkan dengan cepat dan mudah untuk menangkis serangan dari pedang lainnya.

Kekurangannya adalah jangkauan serangannya terlalu terlalu pendek. Oleh sebab itu, samurai yang menggunakan kodachi lebih sering menggunakannya dalam pertahanan, sedangkan untuk penyerangan dia menggabungkannya dengan teknik yang lainnya.

12. Tachi

tachi merupakan salah satu jenis pedang jepang

upload.wikimedia.org

Tachi adalah jenis pedang yang lebih melengkung dan sedikit lebih panjang daripada katana. Pedang disebut tachi apabila dibawa dengan sisi tajam berada di bawah. Dan dikatakan sebagai katana apabila dibawa dengan sisi tajam berada di atas.

Pedang ini biasanya dipakai oleh pasukan kavaleri. Namun seiring berjalannya waktu, peran tachi digantikan oleh katana.

Sementara itu, pedang model daito yang lebih dahulu ada dibanding katana lambat laun juga tidak digunakan karena tata cara membawanya berlawanan dengan tradisional katana.

13. Ninjato

ninjato merupakan salah satu jenis pedang jepang

Ninjato merupakan pedang para ninja. Selain katana, ninjato banyak digunakan oleh para ninja karena ringkas dan ringan sehingga mudah untuk dimasukkan ke dalam baju. Perbedaan mendasar antara ninjato dan katana terletak pada bentuknya saja. Katana dibuat melengkung sedangkan ninjato dibuat lurus.

14. Naginata

naginata merupakan salah satu jenis pedang desa

cdn1.bigcommerce.com

Naginata merupakan tombak dengan mata pisau katana. Biasanya digunakan oleh prajurit wanita dalam pertarungan jarak menengah. Gagangnya dibuat dari kayu dan mata bilahnya melengkung. Naginata sangat cocok untuk tipe pertempuran chaos.

15. Nagamaki

nagamaki merupakan salah satu jenis pedang desa

jhbladesmith.com

Nagamaki adalah bilah yang panjangnya sama dengan gagangnya. Bilahnya bermata tunggal dan terkadang menyerupai naginata, namun perbedaan utama adalah tsuka dari nagamaki bukan poros kayu sederhana seperti di naginata, melainkan dibuat seperti tsuka katana.

Tsuka nagamaki dibungkus dengan kulit atau sutera dengan cara saling silang, sangat mirip dengan tsuka ito yang dibuat pada katana. Nagamaki ini dianggap berevolusi dari nodachi atau odachi, pedang yang dijelaskan dalam literatur abad ke empat belas.

Pedang ini digunakan untuk serangan mendadak. Selama pertengahan jaman Muromachi (1336-1573 M) nagamaki mencapai puncak kejayaannya. Nagamaki dianggap sebagai senjata yang disukai oleh Oda Nobunaga.

Sebuah benda yang dibuat dengan memperhitungkan fungsi, nilai dan seni. Dibuat dengan tidak sembarang. Ketajaman dipadu dengan keindahan. Itulah Pedang Jepang Katana.

Jika artikel ini diarasa memberi manfaat. Silakah share kepada teman-teman kamu agar semuanya mengetahui. Terima Kasih !!

Leave a Reply