Waspadai Penyakit Parkinson!! Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya !!

Penyakit parkinson adalah degenerasi sel saraf yang berproses secara bertahap pada otak bagian tengah yang berfungsi untuk mengatur pergerakan tubuh.

Bisa dikatakan penyakit ini cukup berbahaya, namun segala sesuatu pasti bisa dicegah apabila mengetahui ilmunya. Nah, sekarang kita akan membahas tentang semua aspek penyakit parkinson, mulai dari gejala, siapa saja penderitanya, apa penyebabnya dan terakhir bagaimana cara mengobatinya. Silahkan simak artikel berikut ini

Gejala Penyakit Parkinson

terapi dan penyembuhan penyakit parkinson

promosindo.co.id

Gejala yang umum diketahui orang dari penyakit Parkinson ini adalah terjadinya gemetaran atau tremor. Tapi gejala-gejala penyakit Parkinson pada tahap awal sulit dikenali, misalnya:

a. Gemetaran halus pada salah satu tangan saat beristirahat.
b. Merasa lebih kaku pada sebagian tubuh atau merasa lemah.

Setelah gejala awal di atas, maka akan muncul gejala-gejala selanjutnya yang akan dialami oleh penderita penyakit Parkinson:

a. Pergerakan menjadi lambat.
b. Berkurangnya keseimbangan dan juga koordinasi tubuh.
c. Otot terasa kaku dan tidak fleksibel.
d. Tremor makin parah dan menyebar.

Penderita penyakit ini juga dapat mengalami gejala fisik dan psikologis lain seperti konstipasi, depresi, sulit tidur atau bahkan insomnia, kehilangan indera penciuman atau anosmia, bahkan sampai muncul masalah daya ingat.

Penderita Penyakit Parkinson

Orang yang telah mengidap penyakit parkinson

500px.com

Di seluruh penduduk dunia ini, diperkirakan terdapat 6,3 juta orang yang menderita penyakit Parkinson. Penyakit ini memengaruhi segala macam ras, suku dan budaya.

Semua orang baik anak kecil maupun orang dewasa bisa terkena penyakit ini, tapi lebih umum terjadi pada kalangan orang tua dan lebih cenderung terjadi pada kaum laki-laki.

Kebanyakan orang mulai mengalami gejala penyakit Parkinson ketika usia mereka telah memasuki 50 tahunan. Tapi ada sekitar 5% orang yang mengalami gejalanya pada usia 40 tahun.

Penyebab Penyakit Parkinson

Kenali penyebab penyakit parkinson

500px.com

Penyakit Parkinson ini memengaruhi sebagian kecil dari otak tengah yang bernama susbstantia nigra. Fungsi dari bagian otak substantia nigra adalah mengirim pesan ke saraf-saraf di saraf tulang belakang yang bertugas mengendalikan otot-otot pada tubuh.

Pesan dikirimkan dari sel otak, ke saraf dan otot dengan memanfaatkan senyawa kimia dalam otak yang disebut neurotransmiter. Salah satu neurotransmiter utama yang dihasilkan oleh sel otak pada substantia nigra adalahdopamine.

Pengaturan gerakan dari tubuh sangat dipengaruhi oleh dopamine. Ketika jumlah dopamine pada otak menurun akan menyebabkan rutinitas otak akan terganggu. Inilah yang menyebabkan munculnya tanda-tanda dan gejala penyakit Parkinson.

Penyebab menurunnya dopamine ini sampai sekarang masih belum diketahui. Tapi terdapat beberapa faktor yang bisa memicu hal ini, seperti faktor keturunan, ras dan faktor lingkungan.

Cara Mengobati Penyakit Parkinson

Cara pengobatan penyakit parkinson

fitnessformen.co.id

Sampai saat ini, penyakit Parkinson belum ditemukan obat penyembuhnya. Pengobatan serta penanganan yang tersedia hanya ditujukan untuk meringankan sesaat gejala yang dialami.

Pengobatan dilakukan untuk menjaga kualitas hidup penderita agar dapat beraktivitas sebagai mana seperti manusia normal pada umumnya.

Langkah penanganan yang tersedia adalah obat-obatan, fisioterapi dan jika perlu dilakukan operasi. Gejala Penyakit Parkinson pada tahap awal, cenderung ringan dan tidak perlu dilakukan penanganan khusus.

Akan tetapi demi mengetahui perkembangan kondisi kesehatan tubuh sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin.

Di zaman yang serba modern ini perkembangan pengobatan penyakit Parkinson juga semakin baik. Penderita kondisi ini bisa hidup semaksimal mungkin dengan menjalani kemajuan teknik pengobatan dan penanganan yang ada.

Namun yang perlu untuk diperhatikan adalah penderita Parkinson akan selalu memerlukan bantuan orang lain dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari. Ada sebagian yang sangat terbantu oleh pengobatan, tapi ada juga sebagian yang merasakan efek yang terbatas dari pengobatan.

Dengan pesatnya perubahan arus kehidupan, penyakit pun juga semakin beragam. Alangkah baiknya jika kita membudayakan pola hidup sehat, olahraga yang cukup dan manajemen stres yang baik agar senantiasa dalam kondisi tubuh yang tetap bugar.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat. Terima Kasih!!

Leave a Reply