Nostalgia Yuk? Dengan 3 Legenda Penyanyi Dangdut Klasik Indonesia

Penyanyi Dangdut Indonesia– Dangdut adalah genre musik asli Indonesia yang biasanya dalam setiap pentas menyelipkan beberapa alat musik tradisional ini semakin hari mulai bisa diterima oleh semua kalangan, bahkan sekarang musik dangdut mulai menyebar ke mancanegara.

Dalam dunia musik Indonesia, kita boleh bangga bahwa musisi tanah air sudah banyak yang diakui prestasi dan hasil karyanya dimata dunia, walaupun itu lintas genre seperti jazz, rock, reggae dan lainnya. Baca juga Musisi Jazz Indonesia

Kembali ke musik dangdut, pada perkembangannya genre ini bisa melahirkan musisi yang bisa dibilang legenda karena sangat terkenal dan penggemarnya pun luar biasa banyak di masanya. Untuk itu, yuk kita berkenalan lebih dekat sekaligus bernostalgia dengan mereka!


Penyanyi Dangdut Pria Legendaris


1. A Rafiq (1948-2013)

penyanyi dangdut legendaris indonesia

Ahmad Rafiq atau yang kerap disapa A Rafiq ini adalah sosok penyanyi dangdut legendaris Indonesia. Ia lahir pada 5 Maret 1948 di Semarang, Jawa Tengah.

Kiprahnya di dunia musik berada di era emas pada tahun 1970an. Pria berdarah Pakistan-India ini memulai debutnya sebagai penyanyi dangdut ketika dikenalkan ke publik oleh Ellya Kadam.

Lagu dangdutnya yang berjudul “Pandangan Pertama” jadi Hits di pertengahan tahun 1978. Lagu tersebut di arrangement ulang dan dinyanyikan oleh Nirina Zubair featuring Slank yang akhirnya menjadi soundtrack film Get Married.
Lagu A Rafiq yang populer lainnya adalah Karena Dia, Cantik, Lirikan Mata, Si Miskin yang Bercinta dan masih banyak lagi.

Selain menjadi penyanyi dangdut A Rafiq juga menggeluti bidang perfilman. Ia sempat beradu akting dengan Farouk Afero dalam beberapa film layar lebar yang membuat namanya semakin melejit.

A Rafiq meninggal dunia pada tanggal 19 Januari 2013 (pada umur 64 tahun) di Rumah Sakit Medistra, Jakarta.

2. Meggy Z (1945-2009)

penyanyi dangdut indonesia

lagurindu.com

Meggy Zakaria atau populer dengan nama Meggy Z merupakan seorang pencipta lagu sekaligus penyanyi dangdut Indonesia yang besar di zamannya. Ia lahir pada 24 Agustus 1945 di Jakarta. Sepak terjangnya di belantara musik dangdut dimulai sejak tahun 1968.

Namun hingga sampai tahun 1980an, namanya masih belum terkenal. Padahal selain menyanyi, Meggy Z juga menciptakan lagu. Walaupun jatuh bangun, ia tidak putus asa dan tetap konsisten untuk menekuni bidang ini.

Sampai suatu ketika, Meggy Z mengikuti gagasan Puspita Record yang ingin menelurkan album Sepuluh Pencipta. Tak disangka lagunya yang menjadi kandidat paling akhir dengan judul Sakit Hati malah meledak di pasaran. Setelah itu namanya mulai meroket beserta karya-karyanya yang lain.

Tahun 1990an adalah masa puncak kejayaannya. Meggy Z banyak menciptakan lagu-lagu hits, diantaranya Kabut November, Anggur Merah, Jatuh Bangun, Benang Biru, Lebih Baik Sakit Gigi, Gubuk Bambu dan masih banyak lagi.

Dedikasi, kecintaan dan loyalitasnya dalam musik dangdut menurut Meggy Z adalah harga mati. Tak ayal, di dunia musik yang kerap menggunakan alat musik tradisional ini ia begitu disegani dan dijadikan suri tauladan bagi rekan-rekan seprofesinya terkhusus para junior.

Meggy Z tutup usia pada umur 64 tahun, tepatnya 21 Oktober 2009 di Rumah Sakit Margonda, Depok. Jenazah penanyi dangdut legenda Indonesia ini dikebumikan di TPU Cilangkap.

3. Rhoma Irama

penyanyi dangdut indonesia

tokohindonesia.com

Penyanyi dangdut yang memiliki nama asli Raden Oma Irama lahir di Tasikmalaya Jawa Barat pada 11 Desember 1946.

Pada tahun 1970an Rhoma Irama sudah menjadi penyanyi dangdut Indonesia yang terkenal. Namun sebelum itu, ia juga sempat mengalami jatuh bangun dan masuk keluar dari beberapa group musik hingga akhirnya menemukan Soneta.

Selain penyanyi dangdut ia juga menjadi aktor film di banyak film. Keterampilannya dalam berakting itulah yang semakin membuatnya terkenal di jagad seni Indonesia.

Baca Juga : Daftar Nama Alat Musik Tradisional Jawa Barat

Bersama group Soneta yang dipimpinnya, Rhoma Irama tercatat pernah menerima 11 Golden Record dari kaset-kaset penjualan.

Berdasarkan sebuah data, penjualan kaset dan jumlah penonton film-filmnya, tercatat penggemar Rhoma Irama tidak kurang 15 juta orang atau 10% penduduk Indonesia kala itu. Sampai majalah Tempo berkata, “Tidak ada jenis kesenian mutakhir yang memiliki lingkup sedemikian luas itu”.

Selama menjalani karier sebagai penyanyi dangdut, pencipta lagu, dan aktor layar lebar, Rhoma Irama telah menghasilkan karya kurang lebih 1000 lagu dan membintangi 20 film. Tak heran jika sosok pria yang kerap disapa Bang Haji ini dijuluki dengan “Raja Dangdut”.

Leave a Reply