Resep Ayam Kalasan: 4 Varian dari Berbagai Daerah!

Daging ayam yang begitu empuk saat digigit dan rasa yang gurih menjadi ciri khasnya. Jika diperhatikan, pada resep ayam kalasan selalu ada air kelapa atau santan. Bahan inilah yang membuat daging ayam menjadi lebih empuk dan rasanya pun gurih sampai ke tulang.

Dalam pengolahannya, rempah-rempah khas nusantara juga tak pernah ditinggalkan. Ayam goreng yang berasal dari daerah Kalasan, Yogyakarta ini biasanya menggunakan jenis ayam kampung dan dimasak secara utuh. Di daerah Kalasan terutama di dekat Candi Sari, sajian ini masih diolah secara tradisional.

1. Ayam Kalasan Jogja

Ayam Kalasan Jogja

Untuk mendapatkan ayam kalasan dengan citarasa khas Jogja, pastikan untuk menyediakan air kelapa. Jika tak ada air kelapa, gunakanlah santan yang cukup kental. Pilih ayam kampung yang tidak terlalu tua agar dagingnya empuk dan rasanya pun lebih sedap.

Bahan:

  • Ayam kampung 1 ekor, belah tengah tidak sampai putus
  • Air kelapa 1.000 ml
  • Bawang putih 8 siung, haluskan
  • Daun salam 2 lembar
  • Lengkuas 2 cm, memarkan
  • Garam 2 sdt atau secukupnya
  • Gula merah 2 sdt
  • Minyak goreng secukupnya

Bahan kremesan:

  • Santan 300 ml
  • Tepung beras 125 gram
  • Tepung sagu 30 gram
  • Garam secukupnya
  • Bawang putih 5 siung, haluskan
  • Kaldu ayam bubuk ½ sdt
  • Kuning telur 1 butir

Cara membuat:

  • Rebus ayam dengan air kelapa.
  • Tambahkan bawang putih yang sudah dihaluskan, daun salam, lengkuas, garam dan gula merah. Aduk rata.
  • Masak sampai bumbu meresap dan ayam matang. Angkat dan tiriskan.
  • Goreng ayam dalam minyak panas hingga kecoklatan. Angkat dan sisihkan.
  • Campurkan santan, tepung beras, tepung sagu, garam, bawang putih, kaldu ayam bubuk, kuning telur dan 50 ml air rebusan ayam.
  • Tuang bahan kremesan dalam minyak panas. Goreng dengan api kecil sampai berwarna kuning kecoklatan.
  • Sajikan ayam goreng kalasan bersama kremesan, sambal terasi dan lalapan.

2. Ayam Kalasan Surabaya

Ayam Kalasan Surabaya

Sedikit berbeda dengan resep asli ayam kalasan, beberapa bumbu ditambahkan seperti bawang merah dan bawang putih, jintan, kemiri dan kunyit. Modifikasi ini agaknya menyesuaikan dengan lidah orang-orang di Jawa Timur. Tapi rasanya tak kalah enak lho.

Bahan:

  • Ayam setengah ekor 500 gram
  • Bawang merah 3 siung
  • Bawang putih 4 siung
  • Ketumbar ½ sdt
  • Jintan 1 sdt
  • Kemiri 4 butir
  • Kunyit 1 ruas
  • Jahe 1 ruas
  • Serai 1 batang
  • Lengkuas 1 ruas
  • Daun jeruk 1 lembar
  • Daun salam 1 lembar
  • Bunga lawang atau pekak 1 buah
  • Kapulaga 4 butir
  • Garam secukupnya
  • Air 500 ml

Cara membuat:

  • Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, jintan, kemiri, kunyit dan garam. Sisihkan.
  • Lumuri ayam dengan bumbu halus.
  • Tambahkan jahe, serai dan lengkuas yang sudah dimemarkan. Aduk rata.
  • Siapkan wajan atau panci. Masukan ayam yang telah dibumbui.
  • Tambahkan air. Aduk rata.
  • Masak dengan api sedang. Rebus ayam sampai matang dan airnya mengental. Angkat dan tiriskan selama sekitar 1 jam.
  • Panaskan minyak goreng pada wajan dengan api sedang. Goreng ayam hingga warnanya menjadi kuning kecoklatan. Angkat dan sajikan dengan sambal dan lalapan.

3. Ayam Kalasan Padang

Ayam Kalasan Padang

Pada resep ini ditambahkan cabai sehingga rasa ayam nantinya sedikit pedas. Jika ingin lebih pedas, tambahkan saja beberapa cabai lagi. Selain tambahan cabai, pada tahapan akhir ayam tidak digoreng melainkan dibakar.

Bahan:

  • Ayam 1 ekor, dipotong 12 bagian atau dibelah tengah tidak sampai putus
  • Air jeruk nipis 1 sdt
  • Serai 2 batang, memarkan
  • Santan encer 600 ml
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir 1 sdt
  • Asam kandis 3 buah
  • Santan kental 200 ml
  • Minyak goreng 4 sdm

Bahan bumbu halus:

  • Bawang merah 10 butir
  • Bawang putih 5 siung
  • Cabai merah keriting 5 buah
  • Cabai merah besar 5 buah
  • Kemiri 5 butir, sangrai
  • Jahe 3 cm
  • Kunyit 2 cm, bakar
  • Merica bubuk ¼ sdt

Cara membuat:

  • Lumuri ayam dengan 1 sendok teh air jeruk nipis dan 1 sendok teh garam. Diamkan 15 menit.
  • Haluskan bahan-bahan bumbu halus.
  • Panaskan minyak. Tumis bumbu halus dan serai hingga harum.
  • Masukkan ayam. Masak hingga berubah warna.
  • Tambahkan santan encer, garam, gula, dan asam kandis. Masak hingga mendidih.
  • Tuang santan kental. Aduk perlahan hingga matang dan bumbu meresap. Angkat dan tiriskan.
  • Bakar ayam di atas bara api hingga kecoklatan.
  • Sajikan bersama sisa bumbu.

4. Ayam Kalasan Santan

Tak masalah jika tak ada air kelapa. Gunakan saja santan sebagai gantinya. Santan membuat olahan ayam kalasan ini menjadi lebih gurih dan gurihnya meresap hingga ke tulang.

Bahan:

  • Ayam kampung 1 ekor, belah tengah tidak sampai putus
  • Lengkuas 4 ruas seukuran ibu jari, memarkan
  • Bawang putih 8 siung, memarkan
  • Gula merah 3 sdm, sisir halus
  • Daun salam 5 lembar
  • Serai 2 batang
  • Santan 1 ½ liter
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • Lada secukupnya

Cara membuat:

  • Tumis lengkuas, bawang putih, serai dan daun salam hingga harum.
  • Tambahkan ayam. Aduk rata.
  • Masukkan gula merah, santan, garam, gula dan lada.
  • Masak ayam hingga airnya menyusut dan bumbu meresap. Angkat dan tiriskan.
  • Goreng ayam hingga berwarna kecoklatan.
  • Sajikan bersama sambal dan lalapan.

Olahan ayam kalasan ini bisa disimpan selama beberapa hari. Begitu selesai diungkep atau direbus, tiriskan dan biarkan suhu ayam menjadi dingin. Barulah kemudian simpan dalam wadah kedap udara. Jika ingin disantap, cairkan ayam lalu goreng atau bakar. Tak repot ‘kan?

Leave a Reply