resep kue apem gula merah

Resep Kue Apem: 5 Varian Ini, Udah Pernah Coba?

Menjelang Bulan Ramadhan, resep kue apem menjadi incaran kaum ibu. Mengapa? Sebab di beberapa daerah, Bulan Ramadhan disambut dengan membagi-bagikan jajanan ini. Pembagian kue ini bertujuan untuk mengingatkan agar setiap orang memohon ampunan kepada Tuhan yang Mahakuasa.

Nama Apem sendiri berasal dari saduran Bahasa Arab “affan” yang mengandung makna ampunan. Wujudnya mirip kue serabi tetapi lebih tebal. Ada yang dikukus dan adapula yang digoreng. Rasanya manis dan gurih, empuk digigit. Tak hanya satu varian saja, sesungguhnya kue ini memiliki beberapa varian.

1. Kue Apem Panggang

Resep Kue Apem Panggang

Kue apem versi panggang ini tampilannya sangat menggugah selera. Bagian bawahnya berwarna coklat keemasan akibat proses pemanggangan. Sedangkan bagian atasnya berwarna putih sedikit mekar. Untuk mencetak dan memanggang bisa digunakan cetakan martabak mini.

Bahan:

  • Tepung beras 1000 gram
  • Tepung terigu 250 gram
  • Gula pasir 500 gram
  • Tape singkong 500 gram
  • Santan hangat 1.5 liter
  • Pengembang kue Fermipan 1 bungkus
  • Daun pandan secukupnya
  • Mentega atau minyak sayur secukupnya

Cara membuat:

  • Rebus santan dan daun pandan sampai mendidih. Sisihkan dan tunggu hingga hangat.
  • Campurkan tape singkong dan gula pasir hingga merata.
  • Tambahkan tepung beras, tepung terigu dan Fermipan.
  • Tuang sedikit demi sedikit rebusan santan yang masih hangat.
  • Aduk hingga rada lantas diamkan adonan selama sekitar 1 jam.
  • Olesi cetakan dengan mentega atau minyak sayur lalu panaskan.
  • Tuang adonan ke dalam cetakan dan masak sampai matang. Angkat dan sajikan.

Mungkin Anda Juga Suka: Resep Kue Basah

2. Kue Apem Jawa

Kue Apem Jawa

Varian ini juga dikenal dengan sebutan kue apem kukus. Proses pematangannya tidak digoreng melainkan cukup dengan dikukus. Selain dibuat menjelang Ramadhan, varian ini juga menjadi salah satu sajian pada acara tahlilan.

Tak hanya pada acara-acara khusus, kini kudapan ini semakin sering dibuat sebagai teman minum teh di sore hari.

Bahan:

  • Tepung beras 150 gram
  • Tepung terigu protein sedang 100 gram
  • Gula merah 150 gram
  • Air kelapa 175 ml
  • Santan kelapa kental 180 ml
  • Daun pandan 1 lembar
  • Garam ½ sdt
  • Ragi instan ½ sdt
  • Bumbu spekuk 1 sdt
  • Baking powder 1 sdt

Cara membuat:

  • Rebus air kelapa, gula merah dan daun pandan. Sisihkan dan biarkan hingga hangat.
  • Siapkan tepung beras dalam sebuah wadah dan tuangi sedikit demi sedikit dengan air rebusan tersebut. Uleni hingga lembut.
  • Jika suhu adonan sudah dingin, tambahkan tepung terigu, ragi instan, santan, garam dan bumbu spekuk. Aduk dengan mixer berkecepatan rendah selama 15 menit.
  • Diamkan adonan selama 30 menit.
  • Kemudian tambahkan baking powder. Aduk rata.
  • Tuang ke dalam cetakan muffin oval atau cetakan kue mangkok. Kukus selama 30 menit.
  • Sajikan dengan taburan kelapa parut di atasnya.

Mungkin Anda Juga Suka: Resep Kue Cucur 

3. Kue Apem Tape

Kue Apem Tape

Dalam resep kue apem, jenis

tape yang biasa digunakan adalah jenis tape singkong. Namun sebenarnya, jenis tape ketan pun bisa dipakai untuk membuat varian yang berbeda. Untuk tampilan yang lebih cantik, pilih jenis tape ketan hitam.

Bahan:

  • Tepung beras 100 gram
  • Tepung terigu 25 gram
  • Tape ketan hitam 5 sdm
  • Gula pasir 80 gram
  • Santan instan 1 sachet
  • Pengembang kue Fermipan 1 sdt
  • Air hangat 6-7 sdm
  • Minyak sayur secukupnya

Cara membuat:

  • Campur semua bahan-bahan dan aduk sampai rata.
  • Diamkan adonan selama 30 menit.
  • Olesi cetakan muffin lonjong atau cetakan kue mangkok dengan minyak sayur. Tuang adonan ke dalam cetakan.
  • Kukus selama 30 menit. Sajikan.

Mungkin Anda Juga Suka: Resep Kue Donat

4. Kue Apem Selong

Kue Apem Selong

Varian ini juga dikenal dengan sebutan kue apem renda. Wujudnya memang seperti memiliki renda. Bagian tengah berwarna putih dan lebih tebal dari bagian pinggiran. Sedangkan bagi

an pinggiran begitu tipis, berwarna kecoklatan menyerupai renda.

Bahan:

  • Tepung beras 500 gram
  • Tepung terigu serbaguna 1 sdm
  • Santan encer 800 ml
  • Gula pasir 250 gram
  • Air kelapa 150 ml
  • Telur ayam 2 butir
  • Daun pandan 2 lembar
  • Garam secukupnya
  • Air hangat 150 ml
  • Pengembang kue Fermipan 1 sdm

Cara membuat:

  • Campur air hangat, Fermipan, tepung terigu serbaguna, dan gula pasir 1 sdm. Aduk dan diamkan selama 15 menit. Sisihkan.
  • Rebus air santan, garam dan daun pandan hingga mendidih. Diamkan sampai suhu turun.
  • Campur tepung beras, telur, dan gula pasir dengan adonan yang pertama dibuat.
  • Tambahkan santan hangat sedikit demi sedikit dan aduk rata sampai tidak bergumpal.
  • Tutup adonan dengan kain bersih dan biarkan selama 1 jam.
  • Panaskan cetakan berupa wajan lengkung. Olesi dengan minyak sayur lalu tuangkan adonan ke dalam cetakan. Putar cetakan untuk membentuk renda. Tutup hingga adonan matang. Sajikan.

5. Kue Apem Gula Merah

resep kue apem gula merah

Varian ini memiliki wujud yang sangat cantik. Bergantung pada warna gula merah yang dipilih, varian ini bisa berwarna coklat keemasan atau coklat yang lebih pekat. Rasanya yang gurih dan manis gula merah membuat siapa saja pasti ketagihan.

Bahan:

  • Gula merah 200 gram
  • Air kelapa 150 ml
  • Daun pandan 1 lembar
  • Tepung beras 200 gram
  • Tepung terigu protein sedang 75 gram
  • Santan kental 225 ml
  • Ragi instan ½ sdt
  • Baking powder ½ sdt
  • Garam 1 sdt

Cara membuat:

  • Rebus gula merah dengan air kelapa dan daun pandan. Jika sudah mendidih, angkat dan biarkan hangat.
  • Tuang air rebusan ke dalam tepung beras sedikit demi sedikit. Uleni selama 15 menit hingga adonan dingin.
  • Masukkan santan sedikit demi sedikit bergantian dengan ragi instan, baking powder, garam dan tepung terigu.
  • Aduk sampai rata dan diamkan selama 45 menit.
  • Siapkan cetakan yang sudah diolesi minyak sayur.
  • Tuang adonan ke dalam cetakan dan kukus selama 20 menit dengan api sedang.
  • Angkat dan sajikan dengan kelapa parut yang sudah dikukus.

Itulah 5 varian resep kue apem dengan rasa dan tampilan yang khas. Tak harus menunggu acara-acara khusus, jajanan tradisional yang satu ini bisa dibuat kapan saja sebagai camilan keluarga. Selamat mempraktekkan!

Leave a Reply