4 Karakter Manusia : Koleris, Sanguinis, Melankolis dan Plegmatis !

Karakter Manusia – Tuhan menciptakan manusia lengkap dengan kelebihan dan keunikannnya masing-masing. Mengenal karakter seseorang sangat bermanfaat dalam sebuah hubungan yang akan dibangun.

Dalam dunia psikologi, terdapat banyak teori yang membahas tentang karakter seseorang. Salah satu teori yang paling terkenal saat ini adalah teori 16 kepribadian yang dikemukakan oleh Carl Jung.

Namun, sebelum teori kepribadian ini berkembang, jauh sebelum itu ada teori empat karakter manusia yang sudah ditemukan dari zaman dahulu kala.

4 Karakter Manusia Menurut Hipocrates

Bicara mengenai karakter, setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda. Hal ini pernah diungkapkan oleh Hipocrates yang lahir 460-370 SM.

Setelah mempelajari mengenai karakter manusia, sang Bapak Ilmu pengobatan ini menggolongkannya menjadi 4 karakter dasar.

Untuk lebih menyempurnakan ungkapan Hipocrates, Florence Littauer menulis buku Personality Plus yang menjabarkan ke empat karakter manusia tersebut. Apa itu? Mari kita bahas satu persatu!

1. Karakter Manusia Koleris [Si Kuat]

Koleris si kuat

pixabay.com

“Kita akan menyelesaikannya dengan caraku” mungkin itulah yang akan dikatakan seorang koleris. Dia adalah sosok yang kreatif dan dianugerahi bakat pemimpin.

Dia menyukai tantangan dan senang memerintah orang, penuh pertimbangan dan segala sesuatu diukur dengan logika. Orang koleris juga tegas.

Kelebihan

  • Mempunyai bakat pemimpin, tegas dan berkemauan keras mencapai target
  • Berani, sistematis, mempunyai strategi, dinamis dan aktif
  • Bisa berkomunikasi dengan baik dan persuasif
  • Bergerak cepat dan mampu mengahdapi tantangan
  • Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi pada produktivitas
  • Fokus pada produktivitas
  • Mempunyai visi ke depan
  • Mandiri, rasional dan unggul dalam keadaan darurat

Kekurangan

  • Tidak sabaran, cepat marah dan sarkastik
  • Mudah panik dan selalu menggampangkan
  • Terlalu kaku, tidak bisa diajak bersantai dan ceroboh
  • Sulit mengakui kesalahan dan meminta maaf
  • Rasa empati yang minim
  • Bukan pendengar yang baik
  • Suka memanipulasi dan menuntut orang lain

2. Karakter Manusia Sanguinis [Si Superstar]

Sanguinis yang ceria

courtyardplayhouse.com

Sosok sanguinis cenderung ingin popular dan ingin disenangi oleh orang lain. Hidupnya penuh warna, dia senang sekali berbicara tanpa bisa dihentikan. Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan dan beberapa saat kemudian bisa jadi ia menangis penuh sesenggukan.

“Kita akan mengerjakannya dengan cara menyenangkan” ungkapan khas sanguinis. Dia adalah pemecah kebuntuan suasa terbaik. Namun seoarang sanguinis cenderung pelupa, sulit berkonsentrasi dan hidupnya tak teratur.

Kelebihan

  • Hangat, ramah dan bersahabat
  • Pembicara yang hebat
  • Antusias, ekspresif dan penuh rasa ingin tahu
  • Cekatan dalam mengambil inisiatif
  • Mempunyai hati yang tulus dalam melakukan sesuatu
  • Mempunyai rasa optimis yang tinggi dan persuasif
  • Mampu menginspirasi orang lain
  • Mudah memaafkan dan tidak menyimpan dendam

Kekurangan

  • Sulit untuk fokus, tidak konsisten dan pelupa
  • Sangat mudah ikut-ikutan dan sering dikendalikan oleh keadaan
  • Cukup egois
  • Lebih banyak bicara daripada bekerja
  • Mendominasi percakapan, suka menyela dan pendengar yang buruk
  • Sering ikut campur masalah orang lain
  • Emosi labil dan boros
  • Cenderung membesar-besarkan masalah

3. Karakter Manusia Melankolis [Si Sempurna]

karakter dasar manusia

i.ytimg.com

Sosok melankolis adalah pekerja teratur. Sukanya rapi dan sistematis. “Kita akan mengerjakannya dengan cara terbaik” inilah simbol dari orang melankolis. Dia akan bekerja sangat tekun dan serius serta memperhatikan detail. Selalu menuntut hal yang sama kepada rekan adalah watak dasarnya.

Perfeksionis dan idealis. Kalau ada yang meleset dari harapannya, dia akan murung dan muram sepanjang hari. Orang melankolis cepat sekali tersentuh perasaanya. Dia sangat menjunjung seni dan kalau berpakaian selalu rapi dan charming.

Kelebihan

  • Analitis yang mendalam dan pemikir
  • Berorientasi jadwal
  • Artisktik, musical dan kreatif (filsafat dan puitis)
  • Rela berkorban dan idealis
  • Mempunyai standar tinggi dan perfeksionis
  • Berbakat tekun dan disiplin
  • Mampu melihat masalah dan mencari solusi
  • Pendengar yang baik dan berempati tinggi

Kekurangan

  • Pemurung dan mudah tertekan
  • Selalu melihat yang negatif dan pendendam
  • Memiliki citra diri rendah
  • Teoritis dan terlalu banyak rencana
  • Sulit bersosialisasi
  • Mempunyai rasa curiga yang besar
  • Hidup berdasarkan definisi

4. Karakter Manusia Phlegmatis [Si Pecinta Damai]

4 karakter dasar manusia

penabiru.com

Nah, inilah manusia yang paling bisa menyenangkan bagi semua orang. Orang phlegmatis nyaris tidak pernah marah. Selalu memberikan senyum yang tulus dan bijaksana.

“Mari kita kerjakan dengan cara yang mudah” harapan sang phlegmatis. Hanya saja karakter ini seperti orang yang tidak mempunyai orientasi dan acuh tak acuh. Orangnya damai dan tidak suka bertengkar. Dia juga pemalu dan tidak ingin menonjol di keramaian.

Sosok phlegmatis akan menerima pendapat orang lain, meski belum tentu ia akan mengerjakannya. “Kita akan mengerjakan dengan cara paling mudah” inilah pernyataan paling khas dari orang phlegmatis.

Kelebihan

  • Mempunyai pribadi yang tenang dan teguh
  • Obyektif dalam melihat masalah dan bijaksana
  • Diplomatis, efisien dan teratur
  • Dapat diandalkan dan humoris
  • Mudah bergaul dan pendengar yang baik
  • Penengah masalah yang baik
  • Kuat dibawah tekanan
  • Berbelaskasihan dan peduli

Kelemahan

  • Kikir dan egois
  • Tidak punya motivasi dan suka menunda-nunda
  • Tidak tegas dan cari aman sendiri
  • Menghidari konflik dan tanggung jawab
  • Cepat panik dan penakut
  • Kurang berorientasi pada tujuan
  • Acuh tak acuh dan pemalas
4 Karakter manusia

500px.com

Memang begitulah manusia sangat beragam. Lalu pasti muncul tanda tanya, diantara keempat karakter manusia itu, mana yang paling baik? Jawabannya, menurut Florence “tidak ada yang paling baik. Semuanya baik”.

Tanpa manusia sanguinis, dunia ini akan sepi. Tanpa orang melankolis, mungkin takkan ada kemajuan di bidang riset, keilmuan, seni dan budaya. Tanpa kaum koleris, dunia ini akan berantakan tanpa arah dan tujuan. Dan tanpa orang phlegmatis, tiada orang bijak yang mampu mendamaikan dunia.

Layaknya Grafolog yang bisa melihat karakter dengan membaca tanda tangan. Bagi seorang yang jago dalam people management skill, ia akan mudah beradaptasi dengan berbagai karakter manusia itu.

Ia tahu bagaimana berinteraksi dengan sifat pelupa dan kacaunya kaum sanguinis, misalnya dengan memintanya untuk selalu membuat rencana dan melakukan dengan segera.

Dia pun juga jago memanas-manasi potensi para koleris untuk mencapai goalnya atau membakar semangat sang phlegmatis agar segera mau bertindak saat itu juga.

Inilah seninya dalam berinteraksi dengan orang lain. Tentu saja awalnya kita dahulu yang harus berubah. Belajarlah jadi pengamat tingkah laku manusia. Lalu tertawalah.

-Florence Littauer

Itulah penjelasan mengenai 4 golongan karakter manusia. Semoga informasi ini bermanfaat. Terima Kasih!!

Leave a Reply