bahan ceruti

Bahan Ceruti: 7 Alasan Kenapa Anda Harus Mencobanya!

Dalam dunia fesyen muslim, penggunaan bahan ceruti sudah sangat populer. Bahan ini seolah menjadi jaminan kualitas dan keindahan busana yang dihasilkan. Dengan harga yang relatif terjangkau, gamis dan kerudung berbahan ceruti pun membanjiri pasaran baju muslim Indonesia.

Meski setiap jenis bahan pasti memiliki kekurangan, tampaknya keunggulan kain ceruti lebih dominan dibandingkan kelemahannya. Terbukti, banyak desainer yang tetap memilih ceruti sebagai material untuk membuat busana muslim. Apa alasannya? Simak ulasan berikut.

Apa Itu Ceruti?

Ceruti diambil dari nama sebuah rumah adibusana milik seorang desainer asal Italia, Nino Cerruti, yang didirikan pada tahun 1967 di Paris, Prancis. Entah bagaimana mulanya, ceruti kemudian digunakan untuk nama salah satu jenis kain.

Sebenarnya, yang dimaksud dengan kain ceruti adalah polyester chiffon crepe, yang berarti kain tersebut dibuat dari serat poliester, dengan konstruksi bahan chiffon, dan konstruksi benang crepe. Mungkin itulah sebabnya, banyak orang yang menyebut kain ceruti dengan sifon ceruti.

Sedikit perbedaan antara ceruti dengan sifon adalah ceruti terasa lebih elastis dan lebih lembut. Sementara itu, jika dibandingkan dengan bahan crepe yang sama-sama memiliki permukaan bertekstur mirip kulit jeruk, ceruti terasa lebih halus saat diraba.

Jenis-Jenis Ceruti

Berdasarkan tekstur dan sifat kainnya, kain ceruti terbagi dalam beberapa jenis yang masing-masing memiliki ciri khas tertentu, yaitu sebagai berikut.

a. Ceruti Premium

Jenis yang pertama ini disebut ceruti premium karena memang memiliki kualitas paling bagus di antara jenis bahan ceruti lainnya. Ciri khas kain ini adalah memiliki serat, tetapi saat memegangnya, Anda akan merasakan tekstur yang halus dan lembut.

Keunggulan lain ceruti premium adalah meskipun tipis, proses menjahitnya relatif mudah karena teksturnya tidak mudah pecah. Hal yang perlu diperhatikan adalah kain ini sedikit menerawang. Untuk menyiasatinya, gamis harus dilapisi kain furing dan kerudung dibuat dengan desain double layer.

b. Ceruti Georgette

Ceruti georgette memiliki kualitas semipremium atau setingkat di bawah ceruti premium. Teksturnya halus sehingga nyaman untuk busana sehari-hari. Selain itu, kain ini juga sangat lentur, jatuh, dan flowy, tetapi tidak mengikuti lekuk tubuh. Sayangnya, ceruti georgette sedikit melar.

c. Ceruti Diamond

Sering disebut juga dengan diamond italiano, kain ini banyak digunakan untuk membuat berbagai jenis jilbab, seperti kerudung instan, khimar, pasmina, maupun bergo karena bahannya lembut, ringan, dan sejuk. Tekstur berpasir pada permukaannya membuat kain ini tidak licin dan mudah dibentuk.

d. Ceruti Baby Doll

Ciri khas ceruti baby doll adalah tidak mudah kusut, lentur, dan sangat nyaman. Akan tetapi, jika dibandingkan dengan jenis lainnya, kain ceruti baby doll relatif kurang bisa menyerap keringat dengan baik sehingga sedikit terasa panas.

e. Ceruti Ultimate

Inilah bahan yang secara umum dikenal dengan kain ceruti. Ceruti ultimate sering dibuat menjadi gamis, rok, atau pasmina karena sangat nyaman dipakai dan ditawarkan dengan harga terjangkau.

f. Ceruti Amunzen

Dalam hal kemampuan menyerap keringat, ceruti amunzen cukup baik seperti halnya bahan fleece. Ceruti amunzen juga memiliki karakteristik yang jatuh sehingga banyak digunakan untuk membuat cadar.

Alasan Memilih Ceruti untuk Busana Muslimah

Dengan karakteristik yang dimilikinya, kain ceruti mampu mencuri perhatian para perancang maupun pemakai busana muslim. Berikut ini beberapa alasan ceruti sangat cocok untuk busana muslim.

1. Tampilan Kainnya Klasik dan Elegan

Dilihat dari tekstur maupun tampilan kainnya, ceruti memberikan kesan elegan saat sudah menjadi gamis atau jilbab. Tanpa banyak detail pun, busana berbahan ceruti terlihat anggun dan berkelas, tetapi tidak berlebihan sehingga cocok dengan karakter sederhana seorang muslimah.

2. Nyaman Dipakai

Meskipun tidak seadem bahan katun, kain ceruti dijamin tidak membuat gerah sehingga nyaman dikenakan. Pada busana muslimah, faktor kenyamanan ini sangat penting mengingat desainnya yang harus menutup hampir seluruh tubuh dan kepala.

3. Berkualitas Semipremium dengan Harga Terjangkau

Jenis kain ceruti seperti georgette dan diamond tergolong bahan berkualitas semipremium. Pemakaian kain yang cukup banyak untuk membuat busana muslim tentu berpengaruh pada harga. Namun, dengan kain ceruti, Anda bisa mendapatkan gamis berkualitas tanpa perlu membayar mahal.

4. Bisa Dibordir

Bordir adalah salah satu cara mempercantik tampilan busana. Namun, tidak semua jenis kain bisa dibordir. Bahan ceruti termasuk yang bisa dibordir karena dibuat dari serat poliester. Dengan aplikasi bordir, gamis dan kerudung jadi lebih cantik.

5. Tidak Licin dan Mudah Dibentuk

Permukaan kain ceruti yang bertekstur membuat kain ini tidak licin. Anda tidak perlu menggunakan ciput saat mengenakan kerudung ceruti. Kain ini juga mudah dibentuk sehingga Anda bisa bebas berkreasi dengan pasmina dari ceruti.

6. Kuat dan Tidak Melayang

Dibandingkan dengan bahan babyterry, kain ceruti tergolong tipis, tetapi cukup kuat dan tidak mudah sobek, meskipun sering dicuci. Kain ceruti juga relatif berat sehingga tidak mudah melayang saat tertiup angin. Hal ini sangat penting karena busana muslimah harus bisa menutup aurat dengan aman.

7. Jatuh, tetapi Tidak Mengikuti Bentuk Tubuh

Bahan yang jatuh memberikan kesan feminin dan anggun, tetapi biasanya cenderung melekat di tubuh. Dengan ceruti, Anda tak perlu khawatir karena meskipun jatuh, kain ini tidak mengikuti lekuk tubuh sehingga memenuhi syarat busana muslim yang sesuai syariat.

Busana dari bahan yang halus biasanya membutuhkan perawatan khusus agar tidak mudah rusak, tetapi tidak pada bahan ceruti. Anda tak perlu repot merawat gamis dan kerudung kesayangan karena kain ceruti mudah dicuci dan tidak mudah berubah warna atau luntur. Menarik, bukan?

Leave a Reply