Rumah Adat Jawa Timur: Kupas Tuntas Filosofi Setiap Bagian

Rumah adat Jawa Timur dikenal dengan nama joglo, seperti salah satu rumah adat dari Jawa Tengah. Dasar filosofi di rumah joglo juga sama dengan Jawa Tengah. Sinkretisme agama dan kepercayaan kejawen memberikan pengaruh terhadap bentuk dan tata ruang rumah joglo.

Salah satu penerapannya dapat dilihat pada rumah tradisional Situbondo. Rumah ini berciri khas pintu dengan hiasan di atasnya yaitu selur gelung sebagai pintu masuk ruang utama.

Ornamen tersebut dimaksudkan sebagai pengusir aura negatif di dalam rumah, seperti ukiran pada bagian muka rumah adat Batak.

Filosofi dalam Rumah Joglo Jawa Timur

rumah joglo jawa timur

Rumah joglo Jawa Timur umumnya berbentuk limasan atau dara gepak. Umumnya bangunan rumah dibuat dari kayu jati. Nama joglo mewakili model atapnya yang merupakan perlambang sebuah gunung.

Gunung memiliki kedudukan tinggi dan sakral dalam kehidupan masyarakat Jawa. Gunung diyakini sebagai tempat tinggal para dewa. Sehingga bentuk gunung dituangkan ke dalam simbol berupa atap rumah yang diberi nama Tajug.

Berbeda dengan rumah adat Jawa Barat jolopong yang berbentuk pelana, atap joglo untuk rumah tinggal berupa dua tajug. Maka disebut tajug loro yang disingkat menjadi juglo, lambat laun menjadi joglo.

Arsitektur rumah joglo sarat dengan pesan kehidupan manusia akan kebutuhan papan. Rumah bukan hanya sebagai tempat tinggal. Melainkan juga perwujudan dari diri manusia yang berbaur dengan alam sekitarnya.

Bagian-bagian Rumah Joglo

Keharmonisan manusia dengan sesama serta hubungan manusia dengan alam sekitar terlihat dari tata bangunan rumah joglo. Baik pondasi, tiang utama, bangunan utama, hingga beragam ornamen di dalamnya. Inilah bagian-bagian rumah adat Jawa Timur beserta penjelasan:

1. Pendopo

pendopo rumah adat jawa timur

Tidak seperti rumah gadang, joglo memiliki ruang terbuka di bagian depan rumah yaitu pendopo. Desain terbuka yang diterapkan merupakan simbol penyatuan dengan alam sekitar. Meski demikian tidak sembarang orang boleh melintasi pendopo untuk masuk ke dalam rumah.

Ada jalan masuk dan keluar rumah khusus yang letaknya terpisah dari pendopo. Fungsi pendopo dalam rumah joglo antara lain tempat menerima tamu, mengadakan pertemuan, upacara adat, dan menggelar kesenian dan hiburan seperti tarian dan wayang kulit.

2. Pringgitan

Pringgitan bagian dari rumah adat jawa timur
Ruangan ini merupakan penghubung pendopo dan rumah dalam. Bagian ini dipergunakan tempat pertunjukan wayang kulit. Wayang dalam bahasa Jawa juga disebut ringgit. Maka dari kata ringgit muncul istilah peringgitan.

3. Omah Njero

Omah Njero bagian dari rumah adat jawa timur
Ruangan ini adalah bagian utama rumah joglo. Digunakan sebagai tempat berkumpul anggota keluarga untuk bersantai dan bercengkerama. Selain omah njero terdapat omah mburi, dan dalem ageng.

4. Sentong

Sentong bagian dari rumah adat jawa timur

Sentong merupakan tempat beristirahat atau kamar bagi keluarga penghuni rumah. Sentong terbagi ke dalam 3 bagian, yaitu:

  • Sentong Tengen

Sentong tengen atau kamar yang berada di bagian kanan merupakan bagian untuk kamar keluarga atau anak-anak. Selain untuk kamar tidur, tempat ini sebagai tempat menyimpan bahan makanan.

  • Sentong Kiwo

Selain sentong tengen, joglo Situbondo mempunyai sentong kiwo di sebelah kiri. Bagian ini digunakan sebagai tempat tidur orang tua atau kerabat sesepuh. Ruangan ini biasanya terhubung dengan ruang belakang yang memisahkan dengan dapur.

  • Sentong Tengah

Bagian ini dianggap sakral bagi masyarakat Jawa Timur. Biasanya ruang tengah diberi penerangan berupa pelita yang menyala sepanjang waktu. Di dalamnya terdapat cermin dan sisir dari tanduk binatang serta memiliki hiasan berupa keris.

5. Gandhok

Gandhok bagian dari rumah adat jawa timur

Selain rumah utama, ada bangunan tambahan memanjang di bagian belakang yang disebut gandhok. Bagian ini digunakan tempat penyimpanan barang atau bahan makanan.

Nah, setelah mengetahui bagian-bagian rumah adat Jawa Timur atau joglo, mungkin Anda akan tertarik membuatnya. Bagi Anda, orang Jawa Timur yang tinggal di perantauan, barangkali desain rumah joglo bisa mengobati rindu dengan suasana di kampung halaman.