bahan taslan

10 Alasan Tepat Memilih Bahan Taslan (untuk Perlengkapan Outdoor)

Perlengkapan yang serba anti-air menjadi kebutuhan yang vital bagi Anda pecinta kegiatan outdoor atau sering berada di ruang terbuka. Produk yang menggunakan bahan taslan adalah yang paling banyak dipilih karena memenuhi syarat tersebut.

Sebenarnya, banyak bahan lain yang juga bersifat antiair, tetapi kain taslan dianggap sebagai yang terbaik. Meskipun harus membayar lebih mahal, banyak orang tetap memilih jaket atau tas berbahan taslan dengan alasan yang akan dibahas pada tulisan ini.

Deskripsi Taslan

Kain Taslan

Taslan merupakan kain berbahan poliester yang ditenun secara modern dengan menggunaan teknologi tinggi. Kain ini memiliki sifat yang antiair, kuat, awet, menyerap keringat, dan mudah kering.

Tenun poliester atau nilon digunakan pertama kali untuk seragam tentara, tetapi kini banyak digunakan untuk tenda, jaket gunung, jaket bomber, jaket lari, jaket motor, jas hujan, dan tas/ransel. Kain ini memberikan perlindungan yang sangat baik terhadap air dan angin karena memilki lapisan karet/balon.

Selain produk-produk di atas, kain taslan juga kini digunakan sebagai bahan untuk membuat penutup mobil atau sarung mobil. Sarung mobil terdiri dari 4 lapisan: lapisan terluar, media pernapasan, pelindung, dan lapisan keempat untuk meminimalkan gesekan dan goresan.

Sarung mobil berbahan taslan sangat baik karena seratnya licin dan halus seperti bahan monalisa sehingga tidak menggores body mobil. Selain itu, sarung mobil berbahan taslan juga dapat mencegah masuknya tetesan air hujan dan embun yang menyebabkan cat mobil menjadi kotor.

Bahan taslan memiliki banyak jenis, seperti taslan biasa, taslan balon, taslan motif, taslan korea, taslan lokal, taslan salur, dan taslan milky. Perbedaannya terletak pada ketahanan terhadap air, ketebalan, bobot, serta teksturnya.

Alasan Memilih Taslan untuk Perlengkapan Outdoor

bahan taslan

Beberapa alasan mengapa Anda harus menggunakan bahan taslan inilah yang patut dipertimbangkan untuk perlengkapan outdoor, diantaranya adalah:

1. Antiair

Serat poliester yang digunakan untuk membuat kain taslan dilapisi Nuva yang membuat kain ini bersifat water-resistant atau tahan terhadap air yang mengalir (bukan waterproof). Artinya, Jika Anda menuangkan air ke atasnya, air akan membentuk butiran-butiran dan mengalir tanpa membasahi kain.

2. Antinoda

Kain ini juga bersifat antinoda karena lapisan Nuva tak hanya tahan terhadap air, tetapi juga tahan terhadap minyak atau senyawa lain yang bisa meninggalkan noda pada kain. Lebih dari itu, lapisan Nuva juga mengandung unsur yang akan membuat noda larut dalam air ketika kain dicuci.

3. Antiangin

Kain taslan cukup tebal, khususnya pada jenis taslan milky yang sering digunakan untuk membuat jaket bomber atau jaket motor. Jenis taslan yang satu ini memiliki lapisan sejenis karet yang mampu menangkal angin (dan air) sehingga tidak mudah ditembus.

4. Ringan dan Mudah Dilipat

Kain taslan memiliki karakteristik yang ringan dan mudah dilipat sehingga menjadi favorit para pecinta outdoor sport.

5. Permukaannya Halus dan Tidak Kaku

Meski terbuat dari nilon, bahan taslan memiliki permukaan yang halus, meski tak sehalus bahan beludru. Kain ini juga tidak kaku sehingga selain melindungi, kain taslan juga memberikan kenyamanan.

6. Tebal dan Kuat

Kain taslan dibuat dari serat sintetis berkualitas tinggi, terutama pada jenis taslan lateks dan taslan balon sehingga tebal dan kuat.

7. Teksturnya Beragam

Ada yang bertekstur polos, salur, ada juga tekstur ripstop, yaitu tekstur tiga dimensi yang dihasilkan dari kombinasi benang tebal dan tipis.

8. Lebih Unggul dari Parasut

Sekilas, kain taslan tampak seperti parasut, tetapi bahan parasut lebih tipis, kasar, mudah robek, dan cenderung panas. Tampilan taslan pun terlihat lebih elegan dibanding parasut.

9. Eksklusif dan Elegan

Kain taslan diproses menggunakan teknologi tinggi sehingga permukaannya sangat rapat, berkesan mewah, elegan, dan eksklusif. Bagi kaum wanita, jaket taslan yang modis juga bisa dipadankan dengan blus dari bahan wollycrepe.

10. Memenuhi Segala Kebutuhan

Untuk pengendara motor, tersedia jaket dengan lapisan dalam berbahan jaring atau jaket safety yang dilengkapi dakron dan pelindung. Untuk pendaki gunung, ada jaket taslan yang tebal, tetapi ringan.

Cara Merawat Taslan

Jaket Taslan

Meskipun taslan tergolong jenis kain yang “tahan banting”, bukan berarti perawatannya bisa dilakukan asal-asalan. Terlebih lagi pada produk tertentu yang memiliki tambahan aksesori, misalnya dakron pelindung pada jaket motor atau lapisan balon pada jaket bomber.

Berikut ini tips-tips untuk merawat produk berbahan taslan, baik berupa jaket, ransel, tas, atau lainnya.

Cara Mencuci

Jangan direndam terlalu lama, cukup 30–60 menit. Gunakan sabun cuci cair tanpa detergen agar bahan tidak mudah rusak. Setelah itu, kucek dengan tangan atau jika ada noda, gosok perlahan dengan sikat berbulu lembut searah serat. Terakhir, bilas dengan air dingin.

Cara Mengeringkan

Peras dengan cara meremas, jangan dipelintir. Jangan dijemur langsung di bawah terik matahari, cukup digantung menggunakan hanger, lalu angin-anginkan di halaman rumah.

Cara Menyetrika

Kain taslan boleh disetrika, tetapi dianjurkan untuk melapisinya dengan handuk atau kain lain sehingga permukaan kain taslan tidak bersentuhan langsung dengan panas setrika. Gunakan panas kecil atau diset untuk bahan nilon.

Memilih bahan untuk perlengkapan aktivitas outdoor tidak bisa dilakukan sembarangan karena menyangkut kenyamanan dan keamanan. Produk dari bahan taslan bisa diandalkan karena memberikan perlindungan maksimal, sekaligus nyaman dikenakan.

Leave a Reply