Strategi Pemasaran: 8 Cara yang Efektif & Relevan dengan Masa Kini!

Perencanaan bisnis merupakan langkah awal yang harus dilakukan sebagai bagian dari pengembangan sebuah usaha. Ibarat berjalan ke suatu tempat yang belum pernah didatangi, rencana tersebut adalah peta penunjuk arahnya. Nah, strategi pemasaran merupakan rute yang dapat diambil menuju destinasi.

Dengan kata lain, strategi memasarkan produk adalah sesuatu yang krusial dalam bisnis karena sangat menentukan keberhasilan usaha kamu.

Jika demikian, hal-hal apa saja yang termasuk dalam contoh strategi pemasaran produk yang efektif dan relevan dengan perkembangan zaman?

1. Mengidentifikasi dengan Marketing Mix

strategi pemasaran

Sebelum beranjak pada menentukan strategi pemasaran, sebaiknya lakukan identifikasi bisnis terlebih dahulu dengan marketing mix melalui tujuh elemen bisnis (7P) yang terkandung di dalamnya. Ketujuh komponen tersebut, yaitu product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence.

Singkatnya, strategi pemasaran 7P ini memandu kamu dalam menentukan:

  • Jenis produk apa yang dapat kamu tawarkan?
  • Berapa nilai jualnya?
  • Dimana konsumen dapat menjangkaunya?
  • Bagaimana cara mempromosikannya?
  • Siapa saja yang layak terlibat?
  • Bagaimana keseluruhan proses hingga produk kamu sampai di tangan pelanggan?
  • Detail apa saja yang harus diperhatikan?

Jika marketing mix 7P ini dieksekusi dengan baik, bisnis kamu akan terarah dan gol perusahaan akan mudah tercapai.

2. Memperjelas dengan Bisnis Model Canvas

Strategi pemasaran - Bisnis model canvas

Setelah mengidentifikasi, perjelas usaha kamu dengan bisnis model canvas melalui sembilan komponen pendirinya.

Kesembilan elemen itu adalah customer segments, value proposition, channels, customer relationship, key activities, key resources, key partnership, revenue streams, dan cost structure.

Secara singkat, bisnis model canvas membentuk metode bekerja dengan langkah sebagai berikut.

  1. Customer segments – Tentukan segmen konsumen yang akan merasakan manfaat dari produk kamu.
  2. Value proposition – Tawarkan nilai-nilai manfaat yang terkandung dalam produk kepada segmen konsumen.
  3. Channels – Tentukan media-media yang dapat kamu gunakan untuk menyampaikan nilai manfaat produk pada pelanggan.
  4. Customer relationship – Pelihara hubungan, baik dengan pelanggan setia maupun calon konsumen baru.
  5. Key activities – Hanya lakukan aktivitas yang bertujuan mendapatkan nilai manfaat bagi konsumen.
  6. Key resources – Manfaatkan sumber daya-sumber daya yang mendukung kamu untuk melakukan key activities.
  7. Key partnership – Bangun kemitraan dengan pihak-pihak luar yang terlibat dalam key activities.
  8. Revenue streams – Tentukan metode untuk mendapatkan keuntungan dari nilai manfaat produk.
  9. Cost structure – Buat peta pengeluaran yang dibutuhkan bisnis kamu sesuai dengan nilai manfaat produk.

Dengan bisnis model canvas ini, kamu dapat membuat perencanaan usaha yang rapi dan menentukan strategi pemasaran yang tepat yang dapat menghindarkan kamu dari kerugian atau bahkan kegagalan.

Strategi Pemasaran Menggunakan Digital Marketing

Strategi pemasaran - Digital marketing

Menggunakan digital marketing adalah salah satu dari strategi pemasaran yang efektif dan relevan dengan situasi pasar saat ini, di mana internet menjadi media utamanya. Metode ini termasuk ke dalam elemen channels dan customer relationship pada bisnis model canvas di atas.

Banyak hal yang dapat kamu lakukan untuk memasarkan produk dengan memanfaatkan pemasaran digital. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

3. Membuat Website

Website menjadi media umum yang digunakan para pebisnis sebagai bagian dari strategi pemasaran. Keoptimalannya dalam menyampaikan informasi yang dibutuhkan calon pelanggan mengenai sebuah produk tidak usah diragukan lagi.

Kamu juga bisa menganalisa kompetitor atau kalau dalam analisi SWOT masuk kedalam threats, dengan melihat website mereka.

Data menyebutkan, tidak kurang dari 60% pelanggan memutuskan untuk membeli dan menggunakan sebuah produk atau layanan setelah mendapatkan informasi yang berkaitan dari website.

4. Membanjiri Pengunjung dengan SEO dan SEM

Website erat kaitannya dengan SEO (search engine optimization) dan SEM (search engine marketing). Apa beda keduanya? Jika optimasi adalah metode yang secara organik atau alami menghasilkan peringkat bagi situs kamu pada mesin pencarian, SEM merupakan strategi berbayar dengan tujuan yang sama.

Untuk kata kunci tertentu, kedua metode tersebut mampu memudahkan calon konsumen untuk menemukan website kamu pada mesin pencarian, di mana jumlah kompetitor tidak terhitung banyaknya.

Terdapat banyak cara yang bisa dilakukan dalam mengoptimasi mesin pencarian, baik di dalam situs (SEO on-page) maupun di luar (SEO off-page).

Sementara itu, untuk dapat menggunakan SEM dalam mengiklankan produk pada halaman hasil mesin pencarian (search engine result page – SERP), kamu diharuskan memasuki lelang iklan dan menggunakan tools SEM.

Sebagaimana lelang biasa, kamu akan melakukan penawaran (bid). Namun, dalam hal ini, kata kunci (keyword) adalah ‘barang’ yang akan kamu tawar. Maka, hal pertama yang harus dilakukan untuk memasuki lelang iklan adalah mengidentifikasi kata kunci tersebut.

Selanjutnya, tentukan biaya maksimum yang sanggup kamu keluarkan untuk tiap kali pengguna internet mengeklik kata kunci itu. Hal ini menjadi satu dari dua faktor penentu lelang dalam memutuskan iklan mana yang akan muncul pada SERP. Aspek lainnya adalah nilai mutu (quality score) iklan kamu.

Kemudian, tools yang bisa dimanfaatkan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh SEM terhadap lalu lintas (traffic) situs dan pendapatan bisnis kamu.

Diantara tools tersebut adalah Google Ads Keyword Planner, Google Trends, HubSpot’s Ad Tracking Software, Keywordtool.lo, SEMrush, SpyFu, dan WordStream.

5. Menjangkau Lebih Banyak Orang dengan Facebook dan Instagram

Media sosial, terutama Facebook dan Instagram, kini tak hanya menjadi wadah bersosialisasi melalui dunia maya tetapi juga berfungsi sebagai strategi pemasaran yang efektif.

Kamu dapat melakukannya secara gratis melalui fitur-fitur yang terdapat pada kedua media sosial tersebut, seperti status, lini masa, feeds, dan cerita.

Sementara itu, tersedia pula fasilitas promosi berbayar untuk memunculkan iklan hanya pada pengguna yang masuk dalam segmen konsumen kamu, seperti Facebook Ads dan Instagram Ads. Fitur ini lebih banyak menghasilkan penjualan karena menarget calon pelanggan potensial.

6. Menjadi Lebih Segar dengan Tiktok

Era pandemi memberikan panggung tersendiri bagi Tiktok sehingga dikenal masyarakat global. Karena situasi dua tahun belakangan hanya memungkinkan penduduk dunia untuk melakukan aktivitas dari dalam rumah, aplikasi ini menjadi hiburan sekaligus sarana pendapatan yang menggiurkan.

Setelah kebijakan PPKM diangkat pun, euforia penggunaan Tiktok tidak serta-merta mereda. Aplikasi ini justru makin banyak menciptakan tren. Akibatnya, dua media sosial raksasa turut meluncurkan fitur yang serupa, yaitu Instagram Reels dan Youtube Shorts.

Nah, kamu harus ikut memanfaatkan Tiktok sebagai strategi pemasaran yang populer. Aplikasi ini menyediakan beragam filter dan templat yang amat memudahkan kamu dalam membuat konten dan mengunggah video.

7. Meningkatkan Brand Awareness dengan Youtube

Melalui Youtube, kamu dapat mempromosikan produk dengan membuat video sendiri atau menggunakan jasa Youtuber. Jika memilih yang kedua, pastikan individu tersebut memiliki banyak pengikut, pelanggan, dan jumlah views pada sebagian besar kontennya.

Pastikan pula bahwa Youtuber yang dipilih memiliki ketertarikan dan konten yang pas dengan produk kamu. Hal ini dimaksudkan agar pemasaran terarah pada segmen konsumen.

Cara yang umum dilakukan untuk mempromosikan produk kamu adalah dengan menyisipkan informasi mengenai keunggulannya selama porsi waktu tertentu dalam video mereka.

8. Jangan Lupa Melakukan Endorsement

Serupa dengan strategi pemasaran sebelumnya, endorsement memanfaatkan keberadaan tokoh terkenal, seperti selebritas atau influencer, dengan banyak pengikut di media sosial. Hanya, caranya yang sedikit berbeda.

Dengan endorsement, tokoh terkenal ini akan mendedikasikan penuh kontennya untuk mempromosikan produk kamu.

Strategi pemasaran serupa dengan jalur yang diambil untuk mencapai tujuan perjalanan. Rute yang tepat akan mengantarkan kamu sampai ke destinasi sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Maka, rancang kesuksesan bisnis kamu dengan strategi memasarkan produk yang cocok.

Default image
Pamungkas Adipura

Alumni YEA (Young Entrepreneur Academy) Indonesia. Penikmat kopi dan pembelajar yang tak kunjung pintar.

Articles: 182

Leave a Reply