bahan toyobo

Bahan Toyobo: Ketahui Kelebihan & Kekurangannya!

Meskipun tren mode terus berganti, bahan katun tidak pernah kehilangan pamor. Faktor kenyamanan yang menjadi ciri khasnya membuat busana berbahan katun tetap menjadi favorit. Salah satu jenis bahan katun yang sedang menjadi tren adalah bahan toyobo.

Bagi sebagian orang, nama toyobo terdengar asing, padahal mungkin mereka memiliki koleksi pakaian dari bahan ini. Melalui tulisan ini, Anda akan mengenal lebih jauh tentang katun toyobo serta perbedaannya dengan jenis kain katun lainnya.

Apa Itu Toyobo?

Bahan katun toyobo merupakan jenis kain yang berasal dari Jepang. Kain ini banyak digunakan untuk berbagai jenis pakaian, baik untuk pria maupun wanita. Contoh busana dari kain toyobo adalah kemeja, blus, kemeja, outer, rok, serta gamis dan pasmina.

Nama “toyobo” diambil dari nama perusahaan tekstil di Jepang yang pertama kali membuat bahan ini, yaitu Toyoboseki Kabushiki-gaisha. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan tekstil raksasa yang juga memproduksi kain dari poliester, nilon, dan akrilik.

Karena bahan dasarnya lembut dan jatuh, busana berbahan toyobo umumnya akan tampak bagus dan pakaian wanita akan terlihat anggun. Tak hanya menarik, pakaian pun sangat nyaman dipakai karena kain toyobo memiliki ciri khas kain katun, yaitu adem, halus, sedikit licin, tetapi tidak terlalu mengilap.

Dari segi warna, pakaian berbahan toyobo juga sangat bisa diandalkan. Warna pakaian tidak mudah luntur atau pudar karena dibuat dari serat alami yang memiliki karakter mampu mengikat warna dengan sangat baik.

Perbedaan Toyobo dengan Kain Katun Lainnya

Saat akan membeli pakaian dari katun toyobo, Anda perlu berhati-hati karena ada beberapa kain katun jenis lain yang mirip dengan bahan ini, yaitu bahan ima polos, ima slub, dan katun epang. Apa saja perbedaannya?

1. Lebih Jatuh dan Glossy

Meski sama-sama berasal dari Jepang, kain katun toyobo berbeda dengan kain katun Jepang. Bahan katun toyobo lebih jatuh dan cenderung lebih glossy atau berkilau.

2. Harga Lebih Mahal

Jika dibandingkan dengan katun Jepang maupun katun ima/ima slub, bahan toyobo asli dari Jepang dijual dengan harga dua kali lebih mahal.

Di pasaran, harga katun Jepang dan katun ima/ima slub ditawarkan dengan harga sekitar Rp20.000,00 per meter, sedangkan toyobo di atas Rp40.000,00 per meter.

3. Pola Serat Berbeda

Kain toyobo memiliki kerapatan serat yang sangat baik dan tidak memiliki tekstur dan pola yang khas seperti pada kain ima slub atau linen. Meski demikian, serat kain toyobo masih dapat dilihat dengan sangat jelas.

Jika diamati, serat pada katun toyobo lebih jelas alur dan polanya dibandingkan katun ima. Pada katun ima slub, perbedaannya lebih jelas lagi karena kain ini memiliki jalinan benang yang tebal melintang dan membujur.

4. Lebih Kaku

Dengan pola serat seperti itu, kain toyobo memiliki sifat lebih kaku dibandingkan dengan kain katun Jepang yang lembut maupun dengan katun ima.

5. Kain Lebih Tebal

Saat diraba, katun toyobo lebih tebal dibanding katun ima dan katun Jepang, tetapi tidak setebal bahan babyterry yang banyak digunakan untuk membuat baju hangat.

Keunggulan dan Kelemahan Toyobo

Berdasarkan karakteristik dan ciri-cirinya, kain toyobo memiliki beberapa keunggulan di samping kelemahannya. Apa saja keunggulan dan kelemahan tersebut? Ini dia.

Keunggulan Toyobo

  1. Bahannya halus dan sedikit licin dengan serabut halus tertata rapi. Jika Anda menginginkan bahan yang bertekstur, sebaiknya pilih bahan moscrepe.
  2. Bahannya tidak kaku sehingga akan memberikan kesan anggun dan rapi setelah dibuat menjadi pakaian.
  3. Seratnya rapat sehingga tidak menerawang dan Anda tidak perlu menambahkan kain furing untuk melapisinya.
  4. Meskipun tergolong tebal dengan serat yang rapat, kain toyobo termasuk ringan sehingga cocok untuk membuat gamis atau gaun panjang tanpa membuat pakaian terasa berat.
  5. Memiliki kualitas paling baik di antara jenis-jenis katun lainnya, sehingga cocok untuk dijadikan pakaian formal maupun nonformal.

Kelemahan Toyobo:

  1. Dengan harga sekitar Rp40.000,00 hingga Rp50.000,00 per meter, bahan toyobo tergolong jenis kain yang cukup mahal, terlebih lagi dalam persaingan industri tekstil dan fesyen yang makin ketat. Tingginya harga ini juga disebabkan bahan ini harus diimpor langsung dari Jepang.
  2. Karena termasuk bahan impor, tidak mudah mendapatkan kain katun toyobo di pasaran tekstil Indonesia. Anda harus mencarinya langsung ke distributor kain impor.
  3. Dengan harga yang cukup mahal sementara permintaan juga tinggi, banyak pihak tak bertanggung jawab yang memanfaatkan kondisi ini. Banyak pabrik tekstil lokal yang memproduksi katun toyobo tiruan dengan berbagai tingkat kualitas.

Toyobo Fodu

Kain toyobo juga ternyata dibuat dalam beberapa grade atau tingkatan kualitas dan jenis yang memiliki kualitas super adalah toyobo fodu. Bahan ini memiliki jalinan serat yang sangat kecil dan rapat sehingga teksturnya jauh lebih lembut dibandingkan kain toyobo biasa.

Mengingat kualitasnya yang lebih bagus, harga kain toyobo fodu pun sudah pasti lebih mahal. Di pasaran Indonesa, kain ini dijual dengan harga sekitar Rp55.000,00 per meter. Bahkan, ada juga yang membanderolnya dengan harga mencapai Rp70.000,00 per meter.

Harga kain yang tinggi ini juga tentunya memengaruhi harga busana yang dibuat dari kain toyobo fodu. Untuk jenis gamis, misalnya, harga yang ditawarkan penjual rata-rata di atas Rp300.000,00 per potong. Penyebabnya, untuk membuat sebuah gamis dibutuhkan 2,5 sampai 3 meter kain.

Dari uraian di atas, bisa disimpulkan bahwa pakaian dari bahan toyobo sangat direkomendasikan karena nyaman dipakai dan memberi kesan anggun. Akan tetapi, perlu ketelitian saat membelinya agar tidak tertukar dengan pakaian dari bahan katun jenis lain atau katun toyobo versi tiruan.

Leave a Reply